Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku
FILIPI 3:13
• Manusia tanpa TUJUAN adalah ibarat kapal TANPA KEMUDI
• Langkah-langkah mencapai tujuan:
1. MELUPAKAN SEGALA YANG DI BELAKANG
a. Melupakan Kehidupan sebelum menjadi orang percaya
Yes. 43:18 firman-Nya: "Janganlah ingat-ingat hal-hal yang dahulu, dan janganlah perhatikan hal-hal yang dari zaman purbakala!
Luk. 9:62 Tetapi Yesus berkata: "Setiap orang yang siap untuk membajak tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah."
b. Melupakan Kehidupan SETELAH menjadi orang PERCAYA
(yang tidak bergerak)
Menjadi orang percaya belum tentu mempunyai kehidupan yang memiliki TUJUAN
2. MENGARAHKAN DIRI kepada apa yang di hadapan
Banyak kamus yang mendefinsikan kata mengarahkan ini sebagai:
• Membimbing
• Mengendalikan
• Menggerakkan
Kata ‘mengarahkan’ dalam teks asli berarti meregang maju; menjangkau ke depan. Jadi diri kita menjangkau sesuatu yang ada di depan. Kata ini merupakan suatu usaha untuk mencapai sesuatu apa yang ada di depan
• APA YANG MENGGERAKKAN KEHIDUPAN KITA SAAT INI?
1. Rasa Bersalah
2. Kebencian dan kemarahan
3. Rasa takut
4. Materialisme
5. Kebutuhan akan pengakuan
• Untuk Apa kita mengenal Tujuan?
1. Membuat damai sejahtera 1Kor. 7:15b; Luk. 1:79
2. Membuat fokus 1Kor. 9:24-27
3. Membuat kita memperoleh kekekalan, Yaitu keselamatan:
1Ptr. 1:9
Tidak ada komentar:
Posting Komentar